Tips Mudik Asyik dan Aman Bersama Anak-anak

Di Indonesia Bulan Ramadhan sangat erat kaitannya dengan tradisi mudik. Biasanya sudah sejak jauh hari sebelumnya kita mempersiapkan tiket untuk pulang kampung. Beberapa orang bahkan rela berdesakan mengantri distasiun atau terminal demi mengantongi tiket yang harganya bisa meningkat hingga dua kali lipat dari harga normal. Harga tiket yang mahal bukan menjadi soal yang penting adalah dapat menghabiskan hari raya Idul Fitri bersama keluarga besar dikampung halaman.

Sedikit intermezzo sebelum masuk ke topic utama ya, sebenarnya tradisi mudik ini nggak cuma ada di Indonesia lho. Dibeberapa negara Eropa dan Amerika kita bisa menemukan acara mudik dihari besar seperi Natal dan Thanksgiving. Meskipun acara mudik diluar negeri nggak seheboh di Indonesia namun semangat masyarakat agar bisa merayakan hari special bersama keluarga juga terasa disana. Untungnya si dinegara-negara maju itu sudah ada system transportasi yang bagus dan sistematis sehingga perjalanan sejauh apapun kayanya asyik-asyik aja, dan nggak perlu ada liputan dari stasiun TV setiap detiknya.

family-cartoon-in-car

Sebagai seorang ibu aku lebih memilih mudik menggunakan mobil pribadi. Selain lebih hemat, perjalananpun  dapat dilakukan dengan lebih santai. Membawa anak dalam perjalanan jauh bukanlah perkara yang mudah. Kalau anak sudah terbiasa “jalan” sejak kecil sih biasanya nggak ada masalah ya, tapi beda dengan anak yang jarang bepergian. Banyak yang harus dipersiapkan supaya perjalanan mudik keluarga kita dapat berlangsung dengan aman dan terkendali. Berangkat dari pengalaman pribadi saat mudik, dalam postingan kali ini momtraveler akan kasih tips mudik yang fun, semoga  bisa bermanfaat dan membantu rencana mudiknya ya

1.      Beritahu anak anda mengenai rencana mudik sejak awal

Informasikan pada anak-anak kita sejak jauh hari kalau kita berencana mudik. Ceritakan tujuan kita melakukan itu dan kegiatan apa saja yang hendak kita lakukan disana. Ceritakan dengan gambling beralam lama waktu yang kita butuhkan, kota apa yang akan kita lewati, jam berapa mereka harus bangun dan bersiap. Bagi anak yang baru pertama kali melakukan perjalanan jauh mungkin ada baiknya apabila kita menunjukkan kota mana yang akan kita datangi. Buat peta perjalanan atau cari melalui GPS sehingga anak mengetahui rute perjalanan kita. Insyaallah apabila anak-anak sudah mengetahui detail rencana dengan jelas mereka akan antusias menunggu hari H perjalanan mudik.

 

2.      Ajak anak mempersiapkan  barang bawaan (packing)

Ini bisa dilakukan kalau anak anda sudah cukup besar ya (4 tahun keatas). Satu hal yang sering aku lakukan sebelum traveling maupun mudik adalah mengajak Nadia (anakku) mempersiapkan segala sesuatunya.mereka akan sangat antusias kalau kita memberi kepercaan penuh pada mereka, apalagi kalau sampai kita memberikan satu tas khusus untuk mereka. Selain mengajari anak mandiri kita juga mengajarkan mereka bertanggung jawab dengan barang-barangnya sendiri. Buat daftar barang apa saja yang dibutuhkan dan bacakan pada mereka bila mereka belum bisa membaca. Misalkan saja anda akan mudik selama lima hari, ajarkan pada anak berapa buah baju, celana, pakaian dalam yang harus dibawa. cek kembali barang bawaan mereka ya, namanya juga anak-anak, pasti ada saja yang tertinggal.

 

3.      Siapkan hiburan selama diperjalanan

Nah setelah packing beres, next step adalah mempersiapkan “penghalau bête.” Perjalanan mudik biasanya lumayan jauh dan macet, jadi penting sekali mempersiapkan beberapa permainan yang bisa dilakukan anak-anak selama diperjalan agar mereka tidak bosan. Pilih mainan yang sesuai dan tidak perlu terlalu banyak. Anda bisa membawa buku gambar lengkap dengan krayon, boneka, beberapa buku cerita, dan gadget yang sudah diinstal dengan game-game yang edukatif. Jangan hanya mengisi MP3 dengan lagu kesukaan kita, masukkan lagu anak-anak yang bisa kita nyanyikan bersama selama diperjalanan. Oh iya jangan lupa bawa bantal ya, jadi kalau anak kita udak capek main bisa langsung tidur.

 

4.      Siapkan perbekalan

Lengkapi bawaan kalian dengan beberapa snack dan minuman yang sehat dan aman dikonsumsi anak-anak dan hindari makanan yang banyak pengawet seperi keripik. Beberapa makanan yang nggak pernah ketinggalan saat saya traveling dengan mobil adalah air, susu, roti, biscuit, dan buah-buahan. Selain makanan, siapkan juga diapers, hand sanitizer, tissue, P3K dan obat-obatan yang sekiranya dibutuhkan selama diperjalan.

 

5.      Kenakan pakaian yang nyaman

Perjalanan yang jauh dan panas bisa membuat anak-anak jadi bête dan rewel. Pastikan kita memakai pakaian yang nyaman dan adem selama diperjalanan. Pilih pakaian berbahan lembut dan nyaman juga mudah dilepas. Berhubung anakku perempuan, aku lebih suka memilih pakaian model rok dipadu dengan T-shirt, jadi sewaktu-waktu perlu kekamar mandi nggak ribet melepasnya. Siapkan juga baju ganti jadi kalau memang harus berganti pakaian kita nggak perlu ribet membongkar koper kita.

 

6.      Tawarkan anak kekamar mandi sesering mungkin

Biasanya anak-anak belum bisa menahan keinginan buang air. Daripada berabe karena situasi tidak menyenangkan, hindari dengan menawarkan anak kekamar mandi sesering mungkin. Jelaskan pada mereka dijalan kita nggak selalu bisa menemukan kamar mandi yang bersih dengan mudah.

 

7.      Enjoy your trip

Nikmatilah perjalanan anda. Nggak perlu kemrungsung atau ngebut sekuat tenaga. Bawa kendaraan anda dengan santai namun tetap waspada. Kalau memang anda melewati tempat-tempat yang menarik seperti pantai ataupun restoran, kenapa nggak berhenti sejenak sembari istirahat dan melemaskan kaki. Seru juga kan kalau disela-sela perjalanan mudik kita masih bisa menikmati pemandangan alam dan mencoba local food.

 Selain itu bagi yang muslim,  jangan lupa melaksanakan kewajiban shalat ya. Aku pribadi lebih suka berhenti dimasjid, selain lebih bersih dan nyaman (luas), kita juga ikut memakmurkan rumah Allah. Ajarkan pada anak, dimanapun kita berada shalat tetap nggak boleh ditinggalkan. Silakan dijamak dan diqashar kalau memang perlu, Allah kan sudah memberikan kemudahan untuk para mushafir.   

Last but not least, kalau semua tips sudah dijalankan tinggal tawaqal aja deh. Nggak perlu khawatir dan banyak berpikir negative. Kalau persiapan kita sudah matang insyaallah perjalanan mudik kita akan baik-baik saja. Pandu seluruh keluarga membaca doa diperjalanan dan naik kendaraan. Satu rahasia terakhir dari momtraveler ya, untuk menghindari macet usahakan berangkat sepagi mungkin. Aku sendiri paling suka berangkat selepas shalat subuh, selain udara masih segar jalanan juga masih lengang banget, jadi insyaallah bisa menghemat banyak waktu. Selamat bermudik-mudik ria ya, semoga lancar dan selamat sampai tujuan. Happy traveling.

sumintar-selamat-mudik-2

Advertisements

4 thoughts on “Tips Mudik Asyik dan Aman Bersama Anak-anak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s