Menikmati Kuliner Khas Kota Belitung

Akhirnya….sampai juga daku di kota Belitung, tepatnya di Pulau Tanjung Pandan. Selain berencana menyusuri jejak Laskar Pelangi dan menikmati keidahan kota dan pantai di Pulau ini, tentunya aku juga nggak mau melewatkan wisata kuliner. Sebagai pecinta sejati sea food aku sudah membayangkan akan menemukan sebagian besar menu utama Pulau ini pasti lah berbahan sea food. Ternyata benar, 3 hari liburan kami disana, puas sudah rasanya mencoba beberapa makanan khas Belitung yang mak nyuuuussss punya. 🙂

Mi Atep

mi atepHari masih sangat pagi saat kami mendarat dengan selamat di Bandara H.AS. Hanandjoedin yang terletak di kota Belitung. Berhubung harus mengejar penerbangan pertama dari Bandara Soekarno- Hatta kami terpaksa melewatkan sarapan. So sesaat setelah mendarat kami langsung mengincar makanan khas yang cocok untuk menu sarapan. Sesuai anjuran kami langsung mengarah ke sebuah warung yang menawarkan menu mi khas Belitung. Warung Mie Atep ini letaknya di pusat kota, tepatnya di Jl. Sriwijaya no. 27. Nyonya Atep yang juga pemilik warung ini rupanya sudah berjualan mie khas Belitung ini selama 39 tahun lho… mantaabb ya. Dengan puluhan tahun pengalaman pastinya Mie Atep ini nggak mengecewakan deh. Oya meskipun penjualnya adalah keturunan Tiong Hoa tapi Mie Belitung ini dijamin halal. Sebelum makan aku langsung bertanya pada penjualnya, daripada was-was kan?? 😉

Seperti apa sih wujud Mie Atep khas Belitung ini? Mie khas Belitung ini terdiri dari mie kuning yang disiram kuah yang terbuat dari kaldu udang, teksturnya kental dan berwarna kecoklatan. Mie kemudian ditaburi udang kecil, potongan bakwan udang, irisan timun, potongan kentang rebus, taoge, dan emping melinjo sebagai pelengkapnya. Begitu Mie disiram dengan kuah udang ini, harum semerbak langsung menyapa indera penciuman kita…. Cleguukk… langsung deh nelen iler yang udah nyaris tumpah. 😉 Kuah ini berwarna kecoklatan akibat dari penyatuan kaldu udang, gula aren, dan beberapa rempah khas Indonesia yang kondang.

mi atep yg mak nyuuss

Serunya lagi kita bisa menyaksikan penyajian Mie ini secara langsung lho. Begitu pengunjung datang, si empunya warung akan langsung mencelupkan mie kuning ke dalam air panas, dan setelah itu dengan sigap nya meracik semua bahan pelengkap mie, dan terakhir kuah kaldu udang disiramkan dalam keadaan panas, hhhmmm…. Sluurrppp…. Top Markotop. 🙂

Sup Gangan

Sebagai kota yang bersisian langsung dengan samudra, Belitung sangat terkenal dengan makanan lautnya. Berbagai macam sea food segar dengan ukuran besar siap menyapa kita di meja makan. Salah stau menu wajib yang nggak boleh terlewat adalah Sup Gangan. Sup Gangan ini nggak akan ditemukan di tempat lain lho, dijamin nyesel kalo nggak nyobain.

Sup Gangan

Sup Gangan

Gangan adalah sejenis sup ikan bercitarasa juara. Paduan rasa asam dan pedas kuahnya yang berwarna kuning terasa sangat segar, nggak ada sedikit pun tercium bau amis ikan, thanks to kunyit. Ikan yang digunakan pun khas banget, ikan Ketarap namanya. Seumur-umur baru kali itu lah aku tahu ada ikan dengan nama itu. Teksturnya si mirip ikan Tengiri tapi dagingnya jauh lebih lembut. Bagi penduduk local, juaranya ikan Ketarap adalah bagian kepalanya, terutama daging pipinya, dan aku setuju banget.

Dari penampakan kuahnya yang berwarna kuning, sekilas sup ini mirip gulai yang nggak bersantan. Warna kuning didapat dari warna alami kunyit,yang menjadi rempah utama dalam sup gangan. salah satu bahan rempah sup ini. Ada pula potongan buah nanas yang tentunya bikin sup Gangan makin segar. Sup Gangan memang dianjurkan dimasak dengan cita rasa yang pedas karena aroma pedas akan menetralisir bau amis ikan. Sepiring nasi hangat ditemani semangkuk sup Gangan di siang hari, aahhh…. What a perfect lunch. 🙂

Fresh Sea Food

Lupakan menu ayam atau daging, saatnya memanjakan lidah kita dengan sajian sea food yang menggoda hati. Diet??? Libur dulu lah. Lagian mana tahan liat segala rupa sajian makanan laut yang seger itu?? Ada kepiting, udang, dan cumi-cumi yang ukurannya jumbo, belum lagi ikan bakar dengan cocolan sambal kecap dengan perasan jeruk nipis yang asem pedes gimana gitu??? Setelah puas makan ikan, jangan lupa minum es kelapa muda yang fresh, langsung diunduh dari pohonnya. Makan ikan, minum air kelapa muda sambil ditemani semilir angin pantai… surge bangeeetttt. Itulah nikmatnya kalo traveling ke kota yang memang bersentuhan langsung dengan laut, nggak cuma puas main air tapi juga sepuasnya makan ikan. Udah sehat, bergizi lagi. I loooove Sea Food. 😉

yummooo...  sumber foto disini

yummooo…
sumber foto disini

Oleh-oleh khas Belitung

Jalan-jalan rasanya nggak lengkap yah kalo nggak beli oleh-oleh, terutama makanan khas nya. Seperti kebanyakan kota di Indonesia, Belitung juga punya berbagai olahan keripik dan kerupuk. Kalau kota Malang punya keripik dari berbagai jenis buah, Belitung punya keripik dari berbagai jenis sea food, pastinya ya. 🙂 Best seller nya adalah kerupuk cumi-cumi dan kerupuk telur cumi-cumi, tapi boleh juga nyobain kerupuk ikan Tengiri nya lho, jadi bingung mau beli yang mana hehehe.

oleh2 khas Belitung

 Well…. Jangan ragu berkunjung ke kota Belitung deh. Dijamin puas liburannya, puas juga wisata kulinernya. Bonapetite. 🙂

 

Advertisements

25 thoughts on “Menikmati Kuliner Khas Kota Belitung

  1. setiap berkunjung ke blog satu ini selalu ada yang fresh terutama jalan2,,,kapan ki iso piknik2 ke berbagai daerah kayak yg punya blog ini

    Like

  2. aku kepingiiin mie belitungnya ituuuu
    secara aku penggemar berat mie. hehehhee

    kepitingnya masih kalah besar dibanding kepiting khas papua yaaa
    kalo kepiting papua itu raksasa banget!!!!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s