Nyeruput Kopi Manggar Khas Belitung

Budaya ngopi sepertinya bisa ditemukan di setiap sudut bumi Indonesia. Tak hanya Aceh yang kental dengan budaya ngopi dan warung kopinya, tapi juga Belitung. Adalah kopi Manggar yang merupakan kopi khas dan kebanggaan masyarakat Belitung. Ternyata Belitung, tepatnya di daerah Manggar, ada sebutan kota seribu satu warung kopi, karena memang hampir di setiap sisi di kota ini penuh dengan warung kopi. Seperti apakah rasa kopi Manggar??

icon kopi ManggarSebagai pecinta kopi, nggak afdol rasanya ke Belitung kalo nggak nyobain kopi Manggar yang kondang kaonang-onang ini. 😉 Duduk di salah satu warung kopi yang terletak di jalan Sriwijaya kota Belitung, ingatanku langsung terbang ke warung kopi yang juga bertebaran di Aceh. Puluhan orang dari berbagai kalangan lalu lalang setiap harinya disini. Warung kopi menjadi pusat pertemuan warga, baik perempuan maupun laki-laki untuk berbagi cerita. Rasayanya kita bisa menemukan segala macam perbincangan di warung kopi, dari mulai gossip artis hingga berita politik terkini. Perbincangan terasa makin nikmat dengan ditemani secangkir kopi panas yang harum semerbak. Tempatnya memang kalah jauh bila dibandingkan dengan café-café yang ada di kota besar, tapi suasana warung kopi itu lho yang entah kenapa bikin kita betah berlama-lama disana, plus harganya yang juga sangat bersahabat. 😉

Di dalam warung kopi inilah kita bisa melihat semua perbedaan melebur menjadi satu dalam secangkir kopi. Tak ada lagi istilah Pribumi, Melayu, atau Tiong Hoa, didalam warung kopi mereka berkumpul, berbincang bahkan bersenda gurau. Selama perjalananku di Belitung, nggak pernah tuh menemukan ada pemisahan atau diskriminasi ras, sepertinya mereka hidup rukun dan damai. Pernikahan beda suku pun sudah menjadi hal yang biasa disini. Semoga kerukunan ini bisa bertahan selamanya bahkan kalau perlu di contoh sama kota-kota lain yang masih sering bentrok antar warga dan suku. Hari gini nggak menghargai perbedaan??? Please dehh.

Sejarah ngopi-ngopi di Belitung rupanya sudah ada sejak zaman bahulu. Dulu, para pekerja tambang yang berasal dari daratan China turut serta membawa budaya ngopi dari tanah leluhur. Rupanya budaya ini diikuti oleh masyarkat asli Bangka Belitung dan lestari hingga detik ini. Meskipun orang Belitung doyan ngopi, sayangnya tekstur tanah mereka tidak cocok ditanami kopi, sehingga kopi pun terpaksa mengimpor dari Lampung dalam bentuk biji kopi. Sesampainya di Belitung, para barista di warung kopi akan monggoreng biji kopi ini dan membuatnya menjadi kopi bubuk, dan meraciknya sesuai dengan cita rasa masyarakat setempat.

secangkir-kopi-dari-manggar2

Bagaimana sih rasa kopi Manggar ini? Kopi Manggar ini termasuk jenis kopi Robusta jadi rasanya cenderung asam. Cara membuat kopi  Manggar ini berbeda dengan cara membuat kopi pada umumnya yang langsung dengan air panas. Di Manggar, para barista meracik kopi dengan cara disaring. Terlebih dahulu kopi di masukkan ke dalam saringan yang diletakkan diatas ceret. Eehhmm… jangan Tanya seperti apa bentuk saringannya ya, nanti males nyobain kopi Manggar deh. Anyway, kembali ke proses pembuatan kopi Manggar; air panas yang sudah mendidih kemudian di tuangkan ke dalam ceret yang telah diberi saringan diatasnya. Selanjutnya kopi hasil saringan diaduk dan dipindahkan ke dalam ceret yang berbeda kemudian disaring sekali lagi. Hasil  dari penyaringan disebut sebagai air kopi yang kemudian dituangkan ke dalam gelas-gelas yang sudah disiapkan.

Voilaa… jadilah segelas kopi khas Manggar. Proses diatas diperuntukkan bagi 5 gelas kopi saja, selanjutnya proses itu dilakukan lagi untuk gelas berikutnya. Tujuannya sih agar kesegaran kopi tetap terjaga, begitu juga dengan suhu panasnya. Udah mulai kebayang kan gimana nikmatnya kopi Manggar ini?? Selama proses itu, kita bisa melihatnya secara live, seru juga melihat para barista warung kopi ini beraksi sambil sedikit mencuri-curi aroma kopi yang menggoda dan bikin makin nggak sabaran untuk mencoba hehehe. 😉

Nah di kota Manggar ini kopi punya sebutan khusus. Kalau kita mau memesan kopi hitam tinggal sebut aja kita ingin segelas kopi O, kalau kita ingin kopi susu maka katakan kopi, gitu. 😉 Untuk kopi susu sendiri dibuat dengan campuran susu kental manis, gula, dan bubuk kopi Manggar. Rasanya?? Silakan dibayangkan atau dicoba sendiri deh, oke lah pokoknya. 😉

Kalau masalah harga si dijamin bakalan terkaget-kaget deh. Bayangin aja, kita cuma membayar Rp. 3.000 – Rp. 4.000 per gelasnya, mantaabbs!!! Silakan saja segera berkunjung ke Pulau Tanjung Pandan, tepatnya dikota Manggar, Kabupaten Belitung. Banyak sekali betebaran warung kopi yang menawarkan kopi Manggar. Salah satu yang recommended adalah Warung Kopi Atet, meskipun menurut penduduk setempat sih setiap warung kopi punya “bumbu rahasia” yang berbeda dan sangat menentukan rasa kopi Manggar. Satu yang jelas buatku, kopi Manggar itu…. endang markondang deh. Minum kopi di sore yang mendung ditemani kue-kue khas Belitung setelah seharian kelilingan itu….. sesuatu bangeetttt. 🙂

IMG_1293 Kopi O, Warung Kopi Legendaris Tung Tau

PS: Foto diambil dari situs http://www.indonesia.travel

Advertisements

32 thoughts on “Nyeruput Kopi Manggar Khas Belitung

  1. Nggak begitu maniak kopi.. di rumah ada kopi Bandung, dari pabrik tertua di Jl. Banceuy. Kop[i Aroma merk-nya. ada kopi robusta dan arabica, nganggurrr di lemari 😀
    Waktu ke toraja pun nggak ada kepingin nyobain kopi toraja, tapi itu fotonya di bawahnya ada putih2, kopi manggar plus susu kah?

    Like

  2. aku juga tinggal di Jawa kok tapi kmr abis jalan2 ke Belitung jadi nyobain kopi nya sekalian. Biasanya di cafe2 ada kok menu kopi Manggar. Kalo mo yg asli boleh juga liburan kesana 😉
    thanks for visiting ya 🙂

    Like

  3. akhirnya tentang kopi 😀
    hihi saia tau bentuk saringannya gimana, di rumah makan masakan Aceh di sini juga pake yg begituan, tapi tetep aja pesen kopinya hehe 🙂
    ahhh jadi makin penasaran nih 😉

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s