Cinta Itu Memang Buta

Percaya nggak dengan pendapat bahwa cinta itu buta dan mematikan logika? Tadinya si nggak percaya tapi semenjak mataku ini bertatapan untuk pertama kalinya dengan si ganteng bermata bulat hatiku langsung meleleh. Cinta pada pandangan pertama kata orang. Yes.. dialah si ganteng Muezza, anak lanangku yang berkaki empat. πŸ™‚

muezza mlungkerMuezza adalah obat penghilang kesepianku, hari-hariku yang sepi jadi lengkap dengan kenakalan dan kemanjaannya. Aku bisa melihat cinta terpancar dari bola matanya setiap kali Muezza menatapku. Ehh ini bukan lebaay lho, tapi memang begitu lah ada nya. πŸ˜‰ Dia suka bermanja-manja dipangkuanku, kadang tidur dengan pulas sampai kakiku kesemutan karena nggak tega bergerak sehingga membangunkan tidurnya. Paling sukaaa banget mendengar dengkuran halusnya saat aku membelai kepala dan lehernya, makin nggak bisa berhenti ngelus deh hehehe. Satu hal yang bikin aku makin cinta adalah Muezza selalu duduk dipangkuanku saat aku mengaji seperti ikut asyik mendengarkan lantunan ayat suci Al Quran. Muezza juga mengikuti aku kemana pun, dia akan duduk anteng disampingku saat aku menulis, masak, bahkan menunggu di depan kamar mandi sampai aku selesai mandi. πŸ˜‰

Tapi adakalanya juga wajah imutnya akan berubah garang, persis seperti preman pasar yang minta jatah kalau makanannya belum siap. Namanya juga kucing jantan, masih ABG pula, Muezza juga sangat suka bermain, lari kesana-kemari, bahkan menjadikan sofaku sebagai spot favorit tempatnya mengasah kuku. Jangan tanya berapa banyak bekas gigitan dan cakaran di tangan dan kakiku. 😦 Meskipun begitu aku nggak pernah sanggup marah padanya, semua kenakalannya kuterima dengan ikhlas. Yes.. cinta memang buta, bahkan setelah berkali-kali disakiti, tetep aja cinta. πŸ˜‰

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Oya Muezza nggak selalu diem di rumah, kadang dia kubiarkan main keluar. Kadang seharian menghilang entah kemana. Kalau udah musim kawin, aaiihh…suaranya berisik minta ampun, kadang di suruh pulang pun nggak mau. Aku memang belum mensteril Muezza, entah kenapa kok belum tega aja.:(

Muezza adalah kucing lokal biasa tapi aku nggak pernah memperlakukannya berbeda. bagiku Muezaa sudah seperti anak sendiri. Muezza harus makan makanan bergizi, minum vitamin, di vaksin, dan juga dimandikan dua minggu sekali. Aku beteee banget kalau ada orang yang komentar,”ngapain sih ngurus kucing kampung sampai segitunya? Kurang kerjaan banget.” Beberapa orang bahkan menuduh Muezza jadi penyebab aku belum hamil lagi. Anak itu rejeki dari Allah, kalau emang belum waktunya ya nggak bisa di paksa, nggak perlu menyalahkan kucing. Muezza toh sudah kuanggap anak sendiri kok, dia sudah resmi jadi adik berkaki empatnya Nadia. πŸ˜‰

DSC_0016

Untuk orang lain kucing mungkin binatang pengganggu dan kotor. Memelihara kucing lokal dianggap sebagai perbuatan aneh dna buang-buang duit, padahal kalau kucing lokal dirawat dengan baik dia bahkan lebih lucu dari kucing-kucing bule itu. Kucing lokal tetaplah ciptaan Allah yang berhak hidup baik dan diperlakukan dengan baik pula.

Salut untuk para pecinta kucing yang mendedikasikan hidup mereka untuk memelihara kucing-kucing terlantar. Allah pasti melimpahkan rasa kasih sayang yang begitu besar dan pastinya rejeki agar bisa merawat kucing-kucing jalanan dengan baik. Sekarang ini cukup Muezza dulu yang mendapatkan cintaku, semoga suatu hari bisa mengadopsi kucing kecil lagi. HIDUP PARA PECINTA KUCING LOKALLL !!! πŸ™‚

Ps: I Love you Muezza πŸ™‚

si ganteng Muezza

si ganteng Muezza

Advertisements

18 thoughts on “Cinta Itu Memang Buta

  1. Met siang mba,
    Lucu banget kucingnya mba. Saya penyuka kucing juga, cuma belum ngerawat secara khusus satu ekor kucingpun. Paling hanya memberi makan yg kebetulan mampir di teras kontrakan saya.
    Di pabrik tempat saya bekerja, ada beberapa kucing liar yg beranak-pinak. Susah banget nangkapnya, jadi dibiarkan saja hidup disana.
    Kesukaan saya terhadap kucing saya abadikan pd nama blog saya kucingpabrik.wordpress.com – blog yg baru saya buat dan saya baru belajar ngeblog juga.

    Salam perkenalan dari saya di Bekasi,

    Like

  2. waduh, Muezza ga’ mau diajak pulang saat musim kawin, dicarikan kucing betina aja mbak, jadi biar dia betah dirumah.
    Mbak2x, apa kucingnya pernah makan kenari ? Kalau aku benci sama kucing lokal milik tetangga, karena pernah mengganggu kenari2ku waktu dijemur.

    Like

    • kcuing yang aneh, doyan kenari? baru tau ada kucing doyan kenari. kalo Muezza sukanya ikan mas. sekarang udah terbiasa kalo ditinggal berhari2, berarti itu lagi masanya kawin hehehe πŸ˜‰

      Like

  3. Kucingnya mirip dengan kucing yang ada di kostan saya mbak… awalnya saya biasa2 aja dengan kehadiran kucing itu yang dibawa ibunya ke kostan waktu masih kecil tapi lama2 karena sering ngeliat, sering ngasih makanan sisa jd sayang juga sama kucing itu terlebih kucing itu untuk ukuran kucing bisa dibilang ganteng. Dia berbulu putih abu, mukanya bersih, badannya besar dan biarpun ga pernah dimandiin bulunya bersih bersinar. Kucing itu saya kasih nama Bram hehehe… iseng aja saya kasih nama itu πŸ˜€ dan sekarang entah kenapa hobi saya adalah memberi makan si bram dan sodara2nya yang lain. Saya kasih makan mereka tiap hari, biasanya mereka sarapan dan makan siang dengan nasi dan ikan pindang, dan makan malam dengan wet food. Entah kenapa saya terhibur setiap kali melihat mereka khususnya si bram menyantap makanan yang saya kasih.. senang sekali liat si bram sehat, badannya tambah gede dan gemuk

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s